Mahasiswa FIP Tunjukkan Eksistensi di Kancah Nasional dengan Juarai LKTIN NEMO 2019

Anang Kabul Prasetyo, Aji Burhanudin Yusuf, dan M. Afif Nashrullah mampu tunjukkan eksistensi mereka di kancah nasional pada Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional NEMO (National Economic & Management Olympiad) 2019. Mereka adalah mahasiswa Jurusan Kurikulum dan Teknologi Pendidikan Angkatan 2016 FIP UNNES (Universitas Negeri Semarang). LKTIN tersebut mengangkat tema “Peran generasi muda dalam memanfaatkan ekonomi digital sebagai pendorong kemajuan industri kreatif Indonesia”. Selain itu memiliki sub tema, diantaranya: Pendidikan, energi, pertanian, lingkungan hidup, kesehatan, teknologi dan kecerdasan buatan, dan lain-lain.

Perlombaan tersebut berlangsung mulai dari penerimaan abstrak, seleksi 10 hasil terbaik, presentasi, dan awarding pemenang di IPB University, Bogor pada Minggu, 22 September 2019. Hasil dari perlombaan tersebut menempatkan tim dari FIP sebagai juara 1, IPB University sebagai juara 2, dan Kedokteran UIN Jakarta sebagai juara 3.

Bahkan dalam kesempatan apel pagi di FIP UNNES pada 23 September 2019, Rektor UNNES Prof. Dr. Fathur Rokhman, M.Hum di menyampaikan mengaku bangga atas prestasi FIP yang terus bergerak maju. Hal ini diharapkan dapat memacu prestasi fakultas dan memotivasi seluruh civitas akademika untuk terus berprestasi mendorong visi dan misi UNNES.

 

Dosen dan Mahasiswa FIP Ikuti The 15th National Kasetsart University Kamphaeng Saen Campus Conference

Kamis (19/9) Sejumlah dosen dan mahasiswa ikuti The 15th National Kasetsart University Kamphaeng Saen Campus Conference joint International Undergraduate Conference on Education di Thailand. Mereka adalah dosen dan mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar dan Pendidikan Luar Sekolah. Bahkan Dekan FIP (Fakultas Ilmu Pendidikan) Universitas Negeri Semarang Dr. Achmad Rifa’i RC, M.Pd turut menyertai sebagai keynote speaker dalam acara tersebut. Keberangkatan ke Thailand ini dalam rangka KKL (Kuliah Kerja Lapangan) Internasional yang dikemas dengan joint seminar internasional. Teman-teman mahasiswa sebagai pemakalah dan dosen mengajar disana.

Tiga dosen yang ikut berangkat pada kegiatan ini, diantaranya: Bagus Kisworo S.Pd, M.Pd, Drs Isa Ansori M.Pd , dan Farid Ahmadi S.Kom., M.Kom, Ph.D.

IUCE 2019 diadakan pada Kamis, 19 September 2019 dengan tema conference “Learning through the innovative classroom”. Kegiatan ini menghadirkan2 keynote speaker,yaitu:

  1. “Educational research in Asia perspective through the international lens”oleh Dr. Achmad Rifa’i RC, M.Pd Dean of the faculty of Education, Semarang State University, Indonesia
  1. “Educational for Suistanable Development” oleh Assist. Prof. Dr. Jongdee To-im, Assistant to the President for Student Affairs and Alumni, Faculty of Environment and Resource Studies, Mahidol University Salaya Nakornphatom

 

PGSD Adakan Penerimaan Tamu Racana

Selasa (17/9) PGSD adakan Penerimaan Tamu Ambalan Wijaya 2019. Kegiatan ini dibuka oleh ketua jurusan Drs. Isa Ansori, M.Pd. Kegiatan ini bertemakan “Melangkah bersama menciptakan tunas muda berlandaskan Satya Dharma Pramuka”. Kegiatan dilakukan di lingkungan kampus PGSD (Pendidikan Guru  Sekolah Dasar) Ngaliyan. PTA merupakan langkah awal bagi mahasiswa yang akan melanjutkan kegiatan pramuka di kampus PGSD Universitas Negeri Semarang.

Harapan diselenggarakannya PTA adalah untuk melahirkan penerus anggota Pramuka Wijaya secara umum dan anggota Gugus Latih Ilmu Pendidikan Secara Khususnya.

Mahasiswa Psikologi Raih Best Paper ACPI 2019

Berita kali ini datang dari Jurusan Psikologi, 4 mahasiswa Jurusan Psikologi raih best paper ACPI 2019 (The 2nd Academic Conference on Psychological Issues). Event ini dilaksanakan pada Senin, 9 September 2019 di Gedung A1 Fakultas Ilmu Pendidikan. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Jurusan Psikologi & Himpunan Mahasiswa Psikologi bekerjasama dengan UKM Forpio, LSI, dan Dynamic. Paper terbaik dalam konferensi nasional ini akan dipublikasikan dalam jurnal INTUISI, paper yang dikirim akan masuk dalam prosiding ber-ISBN.

Kegiatan ini diikuti oleh banyak perguruan tinggi negeri nasional, diantaranya: Universitas Sebelas Maret (UNS), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Negeri Malang (UNM), Universitas Indonesia (UI), Institut Pertanian Bogor (IPB), dan lain-lain.

Event ini mahasiswa psikologi UNNES dengan tim: Laeli Agustia, Fitriana Grace Tongo, Haifa Fulki Al Ayati, dan Siti Dzakiyyatun Nur Khasanah meraih predikat Best Paper. Sedangkan Best Presentation diraih oleh tim dari Universitas Indonesia.

Kolaborasi Mahasiswa TP dan PLS Raih Juara 2 Lomba Debat Pendidikan Tingkat Nasional

Minggu, 8 September 2019 dilaksanakannya event nasional yaitu Perlombaan Debat Nasional Pendidikan Luar Sekolah 2019 yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah UNNES. Kegiatan dilaksanakan pada pukul 13.00 WIB di Gedung Dekanat Fakultas Ilmu Pendidikan UNNES Lantai 3. Kegiatan ini diikuti oleh perguruan-perguruan tinggi se-Indonesia dengan 8 tim yang maju pada babak penyisihan, diantaranya dari: Universitas Diponegoro, Universitas Negeri Semarang, Universitas Pendidikan Indonesia, Universitas Padjajaran, Universitas Jambi, Universitas Indonesia, dan Institut Agama Islam Sahid (INAIS).

Perwakilan FIP UNNES dengan anggota tim: Nur Qoidah (PLS) dan Budi Nurdiyanto (TP) berhasil meraih prestasi Best Essay dan Juara 2 perlombaan debat nasional.

Selamat kepada mahasiswa FIP tim pemenang lomba PEDAL PLS 2019.

Mahasiswa Bimbingan Dan Konseling Unnes Turut Berpartisipasi Kurangi Diskriminasi Pada Orang Yang Pernah Mengalami Kusta

Kusta yang juga biasa dikenal dengan lepra adalah penyakit yang dapat menyebabkan lesi kulit dan kerusakan saraf, sehingga penyakit ini dapat menyebabkan kecacatan jika tidak ditangani dengan segera. Hal tersebut menjadi momok bagi orang yang pernah mengalami kusta karena kecacatan tersebut membuat mereka didiskriminasi, diasingkan dan disisihkan dari kehidupan bermasyarakat.

Awal agustus lalu, dua mahasiswa Bimbingan dan Konseling UNNES, Vrimadieska Ayuanissa Waluyan dan Khorido Hidayat, mengikuti kegiatan Work Camp yang diselenggarakan oleh Leprosy Care Community (LCC) Indonesia di Dusun Sumberglagah, Desa Tanjungkenanga, Kabupaten Mojokerto dan di Dusun Nganget, Desa Kedungjambe, Kabupaten Tuban. Selain di kedua kabupaten yang berada di Jawa Timur tersebut, kegiatan  Work Camp juga diadakan di Jawa Tengah yaitu di Kecamatan Donorojo, Jepara. Kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh mahasiswa yang berasal dari Indonesia saja, namun juga diikuti oleh mahasiswa dari Jepang yang datang ke Indonesia untuk mengikuti kegiatan Work Camp selama dua pekan.

(Kebersamaan Khorido Hidayat dengan Mahasiswa dari Jepang dan orang yang pernah mengalami kusta di Nganget.)

 

Kegiatan Work Camp memiliki main project untuk setiap lokasinya, “Di Nganget dan Donorojo main projectnya itu pembangunan untuk memperbaiki infrastruktur desa, sedangkan di Sumberglagah lebih ke sosialisasi tentang kusta keluar desa koloni kusta supaya masyarakat di luar sana enggak takut lagi sama kusta dan harapannya stigma negatif tentang kusta akan berkurang.” Jelas Vrimadieska. “Tapi selain main project itu kita juga ada kegiatan lain seperti home visit kerumah-rumah warga di desa koloni, kerja bakti, dan lain-lain.” Tambahnya.


(Kebersamaan Vrimadieska Ayuanissa Waluyan dengan orang-orang yang pernah mengalami kusta di Sumberglagah.)

“Selama 14 hari kami berusaha dekat dengan mereka seperti keluarga sendiri. Masak bersama, ke sawah, hingga bercerita mengenai pengalamannya” ungkap Khorido. “Banyak hal yang kami dapatkan ketika kami berusaha mendengarkan apa yang yang menjadi kisahnya.” Lanjutnya.

Kegiatan yang bertajuk “Spread love widely” ini telah rutin dilakukan dari tahun ke tahun bertujuan untuk memotivasi orang yang pernah mengalami kusta dan mengurangi diskriminasi dan stigma negatif yang tertanam pada orang yang pernah mengalami kusta.

“Sebenernya baru tahun ini kegiatan sosialisasi tentang kusta keluar, tahun-tahun sebelumnya belum pernah” ungkap Vrimadieska. “Diadakannya sosialisasi keluar ini untuk berbagi pengetahuan ke masyarakat juga sih kalo kusta itu walaupun menular tapi penularannya tuh enggak semudah itu loh enggak kayak flu, obatnya pun sudah tersedia di Puskesmas dan diberikan secara gratis.” Lanjutnya.

“Selain untuk merangkul dan memotivasi mereka yang pernah mengalami kusta, kegiatan ini diadakan juga untuk mengajak temen-temen masyarakat diluar sana agar mau beraktivitas bersama dan memperlakukan orang yang pernah mengalami kusta seperti masyarakat pada umumnya, karena walaupun mereka tidak sempurna secara fisik namun mereka tetap manusia yang harus kita hargai dan perlakukan dengan baik.” Khorido menambahkan sekaligus memberikan pernyataan penutup.

 

Siti Badriyah, Mahasiswa Psikologi Menang Juara 3 PYNESCO

Mahasiswa psikologi UNNES, Siti Badriyah berhasil meraih juara PYNESCO. PYNESCO (Psychology  UNNES Smart Competition) merupakan event yang diselenggarakan oleh Hima Psikologi UNNES. Event ini sudah dimulai sejak 15 Juli 2019, dilanjutkan penyisihan 10 besar, presentasi, dan pengumuman juara pada tanggal 9 September 2019. Lomba ini bertemakan “ Sehat Mental di Era Revolusi Industri 4.0” dengan subtema, diantaranya: sosial, pekerjaan, Pendidikan, psikologi, ekonomi, dll.

Hanya ada 10 tim yang masuk finalis, diantaranya dari: Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Universitas Surabaya (UNESA), UNTAG Surabaya, Institut Pertanian Bogor (IPB), dan Universitas Negeri Semarang (UNNES).

Perwakilan dari UNNES atas nama Siti Badriyah berhasil meraih juara 3 PYNESCO mengalahkan perguruan tinggi lainnya. Selamat!

PERSEMBAHAN EMAS PIMNAS PGSD TEGAL

Tim PKM (Program Kreativitas Mahasiswa) PGSD Tegal persembahkan emas pimnas dengan diraihnya pada kategori poster. Mereka adalah Tarindra Puspa Wijayani (2016), Wiwi Afita (2016), dan Grehas Wilantanti (2017) dengan dosen pembimbing Tri Astuti, S.Pd., M.Pd berjudul “Pengaruh Sekolah Inklusi terhadap Kepekaan Sosial Anak SD Slerok 2 Kota Tegal”. Penyerahan medali dan penghargaan tersebut dilakukan di Taman Werdhi Budaya Art Centre Denpasar (30/08/2019).

Dikutip dari laman unnes.ac.id, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr. Abdurrahman mengaku memberi apresiasi pada pencapaian yang diraih dalam PIMNAS ke-32 ini, “Kerja keras dan komitmen semua elemen, terutama dosen pembimbing PKM dan mahasiswa, telah mampu mereputasikan UNNES di kancah nasional. Ke depan dengan dukungan semua pihak dan terus berinovasi, UNNES akan mampu bereputasi internasional, sesuai visi UNNES,” imbuh beliau.

Selamat dan sukses perwakilan kampus PGSD Tegal atas pencapaian medali emas di PIMNAS ke-32 yang terselenggara di Universitas Udayana, Bali. Semoga bisa mengukir prestasi yang lebih di waktu yang akan datang.

2 Tim FIP UNNES Ikuti PIMNAS 32 di Universitas Udayana, Bali

Fakultas Ilmu Pendidikan ikuti PIMNAS 32 di Universitas Udayana, Bali dengan 2 tim, diketuai oleh: Nusaiba Luthfiana dengan dosen pembimbing Nuke Martiarini, S.Psi., M.A berjudul “Life Survival Strategy Pada Homeless Family Dikota Semarang” dan Tarindra Puspa Wijayanti dengan dosen pembimbing Tri Astuti, S.Pd., M.Pd berjudul “Pengaruh Sekolah Inklusi Terhadap Kepekaan Sosial Anak Sd Slerok 2 Kota Tegal”. Kegiatan ini berlangsung mulai tanggal 27 – 31 Agustus 2019.

DISPORA Akan Adakan Lomba Wiramuda Hebat, Stand Kelompok Wira Muda dan Design Busana Ready To Wear (Casual Sporty)

Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Semarang Tahun 2019 akan mengadakan Lomba Wiramuda Hebat, Stand Kelompok Wira Muda dan Design Busana Ready To Wear (Casual Sporty) di kalangan mahasiswa dari Perguruan Tinggi Negeri maupun Swasta Se-Kota Semarang tahun 2019 sebagai berikut:

  • Kegiatan ini bertemakan “Semarang Youth Festival 2019” di kalangan Pemuda Kota Semarang
  • Kegiatan akan dilaksanakan pada tanggal 21 & 22 September 2019 bertempat di Tri Lomba Juang (TLJ) Jl. Tri Lomba Juang, Mugassari, kec. Semarang Selatan, Kota Semarang.
  • Peserta tidak dikenakan biaya (gratis)

Untuk pemberitahuan dan petunjuk pelaksana kegiatan dapat di download di bawah ini.

SYF 2019