Categorized as: Berita

Workshop Penyusunan Buku Panduan Organisasi Kemahasiswaan FIP UNNES

Salam FIP SUPER, Selasa, 11 April 2017 bertempat di Dekanat FIP lantai 3, bidang kemahasiswaan FIP menyelenggarakan workshop penyusunan buku panduan Organisasi kemahasiswaan di lingkungan FIP UNNES. Acara yang dikomando oleh Wakil Dekan bidang Kemahasiswaan FIP Dr. Sungkowo Edy Mulyono, S.Pd., M.Si tersebut menghadirkan Bapak Parmin, S.Pd., M.Pd dari bidang kemahasiswaan pusat sebagai pemateri. Acara yang dihadiri oleh segenap pendamping organisasi kemahasiswaan FIP tersebut bertujuan agar organisasi kemahasiswaan di FIP memiliki buku panduan baku yang menjadi rujukan berbagai penyelenggaraan kegiataan kemahasiswaan. Hal ini menjadi keprihatinan karena berbagai standarisasi mutu pada bidang I (akademik) dan bidang 2 (umum)  telah banyak ditetapkan. Hanya bidang 3 (kemahasiswaan) yang belum melakukan stadarisasi. Menurut Parmin, hal ini penting karena UNNES belum memiliki format terstandar untuk menyusun proposal dan laporan kegiatan kemahasiswaan, aktivitas rutin organisasi kemahasiswaan, indikator-indikator keberhasilan suatu kegiatan, dan lain sebagainya. Dengan terselenggarakannya workshop tersebut, diharapkan FIP memiliki buku panduan organisasi kemahasiswaan yang baku….

Read More

LETTERING POSTER CONTEST

web lettering poster

Lettering Art atau yang sering disebut sebagai Hand Lettering merupakan seni menggambar huruf atau kata yang dibuat semenarik mungkin yang dibuat dengan tangan sehingga isi kata dapat tersampaikan kepada pembaca. Saat ini Lettering art kembali populer di kalangan anak muda, biasanya diaplikasikan di dinding-dinding caffe atau restoran. Nah.. untuk kalian yang jago dan bisa membuat Lettering BEM FIP Unnes mewadahi kalian untuk unjuk kebolehan dalam Lettering Poster (Lettepost) Contest berskala Nasional. Lettering Poster Contest merupakan lomba membuat poster dalam gaya lettering berbentuk digital. Peserta dapat menggunakan aplikasi desain apapun (Correl Draw, Photoshop, Adobe Ilustrator, dll). Ayo, manfaatkan kesempatan! Jangan khawatir, siapa saja boleh mengikuti Lettepost. Hadiah menarik menunggu kalian. Hadiah 🎁🎉 🥇• Juara I : Rp.750.000,00 + sertifikat 🥈• Juara II : Rp.400.000,00 + sertifikat 🥉• Juara III : Rp.250.000,00 + sertifikat 🎖• Peserta : e-sertifikat 📜 Ketentuan : ⭐ Quotes berhubungan dengan pendidikan ⭐ Berbentuk digital, bisa menggunakan aplikasi design apapun (Corel…

Read More

Latihan Dasar Kepemimpinan Gugus Pramuka FIP UNNES

Sabtu, 8 April 2017. Unit Kegiatan Mahasiswa ( UKM ) Pramuka Gugus Latih Ilmu Pendidikan menyelenggarakan Latihan Dasar Kepemimpinan. Kegiatan ini berlangsung hari sabtu hingga minggu di ruangan A2 dan di area lingkungan FIP. Kegiatan ini bertujuan memperkuat jiwa kemandirian pada anggota, sebagai wahana pengaplikasian pendidikan karakter, sebagai wadah pencetak generasi yang mampu hidup berdampingan dengan masyarakat dan alam serta memperkuat jiwa peduli sesama. Kegiatan ini diikuti oleh 70 peserta anggota Ambalan Wijaya. Kegiatan ini di buka oleh Pembina Pramuka FIP yaitu Kak Elok Fariha Sari dan Kak Afriyadi Sofyan serta dihadiri Ketua DKRW Kak Junaedy Arianto dan Koordinator Pramuka masing-masing Guguslatih. Dalam kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan ini berisi materi-materi seputar kepramukaan, seperti pengenalan struktur organisasi Pramuka Wijaya, Manajemen game, dan Tali-temali. Terlebih lagi ketika materi tali-temali, seperti macam-macam bentuk tali-temali contohnya simpul mati, simpul jangkar, dan simpul mati. Tali-temali  yang memang bisa dikatakan sulit, disini peserta di haruskan mempraktikan…

Read More

MAHASISWA FIP LAUNCHING PROGRAM PELESTARIAN PERMAINAN TRADISIONAL

Minggu (2/4), delapan mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Semarang (FIP UNNES) melakukan launching kegiatan pengabdian masyarakat melalui pelestarian permainan tradisional di Desa Randusari RW 2 Kelurahan Nongkosawit. Dibuka sekaligus diresmikan secara nonformal oleh Asroah, Wakil Kepala Sekolah SDN 2 Nongkosawit. Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Baturan atas Desa Nongkosawit tersebut diikuti oleh 27 anak-anak dari Desa Randusari dan sekitarnya. Usia mereka mulai dari usia TK hingga SMP, semuanya berbaur bermain permainan tradisional berupa Cublak-cublak Suweng dan Bentengan. Beberapa dari mereka tidak tahu apalagi hafal permainan Cublak-Cublak Suweng. “Aku belum pernah bermain Cublak-cublak Suweng, mbak.” Ujar Dimas. Ketika mempermainkan permainan Bentengan mereka berlari-lari sambil tertawa apabila melihat temannya tertangkap oleh musuh dan berteriak-teriak apabila dikejar oleh musuh. Program pelestarian permainan tradisonal bagi anak-anak Desa Randusari mendapat banyak dukungan dari tokoh masyarakat, mulai dari Kepala Sekolah MI  Raudlatul Atfal, Kepala Sekola SDN 2 Nongkosawit, Ketua RW 2, serta Karang Taruna Desa…

Read More