Selamat dan Sukses Bapak Farid Ahmadi, S.Kom., M.Kom., Ph.D terpilih sebagai Dosen Berprestasi di FIPJIP 2021

Forum Ilmu Pendidikan-Jurusan Ilmu Pendidikan (FIP-JIP) adalah forum ilmiah yang melibatkan pimpinan dan delegasi fakultas yang dilaksanakan secara periodik. Forum FIP-JIP merupakan pertemuan ilmiah yang diselenggarakan dalam rangka memperluas dan mempererat kerja sama, komunikasi, dan kemitraan antar Fakultas Ilmu Pendidikan di Lembaga Pendidik Tenaga Kependidikan (LPTK) Negeri maupun Jurusan Ilmu Pendidikan di Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta se-Indonesia.

Pada tahun 2021 ini, Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Jakarta menjadi tuan rumah penyelenggara kegiatan FIP-JIP 2021. Kegiatan FIP-JIP 2021 ini diadakan dari tanggal 9-11 November 2021 yang bertempat di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat. Kegiatan tersebut dihadiri oleh banyak perguruan tinggi, termasuk tim dari Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Semarang.

Wakil Dekan Bidang Akademik FIP UNNES, Bapak Farid Ahmadi, S.Kom., M.Kom., Ph.D terpilih sebagai urutan pertama dalam kategori dosen berprestasi. Tentu hal ini menambah prestasi Fakultas Ilmu Pendidikan di kancah Nasional.

Lokakarya Pengolahan Bunga Krisan menjadi Produk Kekinian Oleh Tim PHP2D HIMA PLS UNNES

Tim PHP2D (Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa) HIMA PLS UNNES telah melakukan lokakarya pembuatan bunga kering menjadi produk kekinian yang bernilai ekonomis. Bunga krisan yang telah melalui proses pengeringan disulap menjadi dua produk berbeda, yaitu frame hiasan dinding dan aksesoris dari resin. Kegiatan ini dilakukan pada Minggu, 19 September 2021 sebagai kegiatan lanjutan dari lokakarya yang telah dilakukan dua pekan sebelumnya. Sama seperti dua kegiatan yang lalu, lokakarya kali ini masih berlokasi di Dusun Clapar, Desa Duren, Kabupaten Semarang.

Kedua produk kekinian yang diusung tim PHP2D HIMA PLS UNNES dalam lokakarya bisa dikatakan sangat menarik. Frame dan aksesoris dari bunga krisan seperti menjadi terobosan baru bagi industri bunga krisan di Kabupaten Semarang, terkhusus di Desa Duren yang menjadi sentra produksi bunga tersebut. Hal ini tentu saja menjadi angin segar bagi para petani setelah permintaan dari bunga krisan menurun drastis akibat pandemi. Frame dan aksesoris bisa dijadikan produk alternatif bagi para petani jika permintaan bunga berkurang. Dengan menargetkan pasar anak muda yang gemar membeli produk bernilai estetik, tentu saja produk ini bisa bersaing dengan produk kekinian lainnya.

Tim PHP2D HIMA PLS  mengajak pemuda Karang Taruna desa setempat untuk menjadi peserta lokakarya pembuatan produk kekinian ini. Para pemuda Karang Taruna terlihat sangat menikmati proses lokakarya dari awal hingga akhir kegiatan berlangsung. Sebelum melakukan lokakarya peserta dibagi terlebih dahulu menjadi empat kelompok untuk mempermudah koordinasi.

Lokakarya dimulai pada siang hari dengan pembuatan aksesoris dari resin. Keadaan cuaca yang panas tidak membuat antusias peserta lokakarya menurun. Praktik pembuatan aksesoris dipandu oleh Mutiara Ramadhani dan Arindi Putri sebagai anggota tim PHP2D HIMA PLS UNNES. Setelah satu jam melakukan pembuatan aksesoris, sesi selanjutnya adalah pembuatan frame hiasan dinding. Pada sesi ini tim PHP2D HIMA PLS mengundang pemateri yang ahli di bidang tersebut, yaitu Clara Clalista. Proses lokakarya pada sesi kedua juga berjalan dengan lancar, bahkan tidak jarang terdapat celetukan dari peserta yang menyebabkan gelak tawa.

Suasana yang ceria dan penuh canda tawa membuat waktu terasa sangat cepat. Apalagi menjelang sore hari, lokasi lokakarya yang berada di daerah pegunungan terasa semakin sejuk. Hal ini membuat para peserta semakin bersemangat. Di penghujung kegiatan, Rana Indah selaku ketua tim PHP2D HIMA PLS menyerahkan sertifikat kepada Clara Clalista. Sebagai pemateri, Clara Clalista yang merupakan owner dari “Rose Bouqets” tidak lupa memberikan hadiah kepada dua kelompok terbaik. Sesi foto bersama antara pemateri dan peserta lokakarya mengiringi terbenamnya matahari pada hari itu. Lokakarya yang telah dilakukan, harapannya dapat menambah alternatif dan menjadi terobosan dalam pengolahan bunga krisan. Hal ini agar bunga krisan tidak hanya dijual mentah sebagai bunga potong oleh petani, melainkan dapat diolah lagi menjadi produk yang lebih bernilai, bertahan lebih lama dan dapat menarik perhatian pasar. Adapun program selanjutnya adalah ekspo yang akan diselenggarakan di area wisata Gedung Songo Bandungan. Para pemuda Karang Taruna juga akan dilatih strategi berjualan melalui toko online maupun media sosial. Harapannya semua pemuda Dusun Clapar, Desa Duren, Kabupaten Semarang memiliki media sosial yang juga dijadikan sebagai wadah dalam mempromosikan keunggulan desanya.

Ahmad Thoha Aziz

Pengumuman Pemenang Lomba Unggahan Inspiratif dalam Rangka Bulan Pendidikan FIP UNNES

Lomba unggahan inspiratif dilaksanakan dalam rangkaian pembukaan bulan pendidikan, lomba ini ditujukan bagi civitas academika FIP yang terdiri dari unsur dosen, tendik dan mahasiswa.

Berdasarkan hasil penilaian dari dewan juri maka ditetapkan juara untuk 3 kategori, yaitu sebgai berikut:

Unggahan Terbaik Kategori Dosen

  1. Wantoro (PGPAUD)
  2. Yuli Witanto (PGSD)
  3. Muslikhah (BK)

Unggahan Terbaik Kategori Tendik

  1. Rudiyanto                    (Sub Bagian Rumah Tangga)
  2. Dessy Damayanti       (Sub Bagian Akademik dan Kemahasiswaan)
  3. Gina Anggita               (Sub Bagian Akuntansi)

Unggahan Terbaik Kategori Mahasiswa

  1. Berlian Hariratul Mahya (PGSD)
  2. Dewi Puspita Sari (PGSD)
  3. Siti Azizah (BK)

Selamat untuk para pemenang. Pengambilan hadiah dapat menghubungi Sdr. Akaat Hasjiandito dengan nomor HP: +62 821-3519-3489 pada hari dan jam kerja

Semarang, 17 Juni 2021

Koordinator Lomba Bulan Pendidikan

Pemecahan Rekor LEPRID. Permainan Tradisional secara Virtual Dalam Rangka Bulan Pendidikan FIP UNNES

Jum’at (30/4) Fakultas Ilmu Pendidikan selenggarakan kegiatan mahasiswa bermain permainan tradisional secara massal. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai rangkaian kegiatan bulan pendidikan FIP UNNES. Acara ini dilaksanakan secara daring melalui platform zoom meeting.

Acara diawali dengan pembukaan oleh Dekan FIP, Dr. Edy Purwanto, M.Si serta Paulus Pangka selaku Direktur LEPRID yang dalam kesempatan ini menyampaikan bahwasanya “kegiatan ini memiliki misi untuk memecahkan rekor LEPRID penyelenggaraan permainan tradisional terbanyak dan bersamaan secara virtual. Kegiatan ini juga dalam rangka mempertahankan budaya lokal, karena seperti yang diketahui bahwasanya saat ini permainan-permainan tradisional mulai terganti oleh permainan modern”.

Permainan tradisional yang dimainkan dalam kegiatan ini kurang lebih ada 560 permainan tradisional yang berasal dari seluruh Indonesia. Sebagai contoh congklak, Bentengan, Der-deran, Bekelan, Lompat Tali, Egrang, dan lain sebagainya. Tujuan kegiatan agar dapat menginspirasi dan menginovasi masyarakat bahawa permainan tradisional dapat di jadikan sebagai salah satu sarana edukasi

BULAN RAMADHAN, JURUSAN PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH UNNES MAKIN PRODUKTIF GELAR WEBINAR NASIONAL BINCANG SANTAI PEREMPUAN.

(Sabtu, 17 April 2021) Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNNES gelar webinar nasional Bincang Santai Perempuan #1 dengan topik “Perempuan Pejuang untuk Indonesia Maju” dalam rangka menuju peringatan Hari Kartini pada bulan April dan International Woman Day. Webinar ini diikuti ratusan peserta yang terdiri dari, dosen, guru, mahasiswa, ibu rumah tangga, dan wanita karir dari berbagai afiliasi dan perguruan tinggi di Indonesia. Webinar ini terselenggara secara online melalui platform zoom meeting dan youtube.

“Saya mengapresiasi sekali webinar nasional yang dilaksanakan oleh jurusan pendidikan luar sekolah FIP ini, meski ditengah Bulan Ramadhan, PLS masih tetap produktif. Kegiatan ini juga dalam rangka menuju peringatan hari kartini. Sehingga saya berharap, kegiatan ini akan semakin memotivasi perempuan-perempuan yang hadir untuk bisa berjuang untuk Indonesia maju” Tegas Dr. Edy Purwanto, M.Si selaku Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan yang hadir menyambut sekaligus membuka kegiatan webinar nasional.

Webinar Nasional Bincang Santai Perempuan #1. Dengan tema Perempuan Pejuang untuk Indonesia Maju. Terdapat #1 yang diharapkan, webinar tidak hanya sekali tetapi berlangsung secara simultan dan berkembang menjadi komunitas yang konsen membahas dan mengkaji tentang isu-isu keseteraan gender, pemberdayaan perempuan dan lain sebagainya. Kegiatan webinar nasional diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Sambutan sekaligus pembukaan kegiatan oleh Dekan FIP, Paparan pembicara, Diskusi dan diakhiri dengan sesi foto bersama, kemudian penutup.

Narasumber dalam webinar nasional diantaranya Ibu Dra. Sri Dewi Indrajati, MM. Kabid Kualitas Hidup dan Perlindungan Perempuan mewakili DP3AKB Prov Jawa Tengah. Ibu Mardewi,MPH  selaku Country Manager Girl Rising in Indonesia  dan Ibu Dr.Mintarsih Arbarini, M.Pd selaku Kajur PLS FIP UNNES

Salah satu topik yang dibawakan oleh pembicara berjudul Kebijakan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Perempuan dan Anak Provinsi Jawa Tengah oleh Dra. Sri Dewi Indrajati, MM. dari DP3AKB. Topik tersebut menjelaskan kondisi dan tujuan dari kebijakan-kebijakan yang telah diterapkan di Jawa Tengah terkait dengan Pemberdayaan dan Perlindungan perempuan dan anak. Dimana dijelaskan juga bahwa tujuannya adalah untuk meningkatnya kesadaran masyarakat dalam melakukan upaya pencegahan perkawinan anak di Jawa Tengah; meningkatnya kemampuan masyarakat dalam melakukan pemenuhan hak dan perlindungan anak dalam mencegah perkawinan anak di Jawa Tengah; terpenuhinya hak anak bagi kelompok rentan agar tidak dinikahkan, dan mendorong terpenuhinya hak serta perlindungan anak bagi anak.

Kemudian Topik selanjutnya tentang “Membangun Kekuatan antar Perempuan untuk Indonesia Maju” oleh Dr.Mintarsih Arbarini, M.Pd. Beliau menegaskan bahwasanya perempuan itu multiperan yakni memiliki banyak peran diantaranya peran reproduksi, peran produktif, dan peran social. Selain itu, membangun kekuatan antar perempuan dilakukan dengan Mengajak perempuan untuk berpikir positif, Saling menunjukkan empati dan kemurahan hati, Menguatkan antar perempuan lain dan Berbagi pikiran dan perasaan untuk memupuk kebersamaan.

Topik terakhir tentang “Pendidikan Hak Perempuan. Masa Depan Semua” oleh Mardewi,MPH. Dimana dijelaskan bahwa kesetaraan gender sangat berdampak pada Pertumbuhan ekonomi, dimana petningkatan 10% partisipasi anak perempuan di sekolah dapat menyebabkan peningkatan PDB 3 persen secara nasional. Selain itu juga dapat memutus siklus kemiskinan, dimana anak perempuan yang bersekolah mempunyai pengetahuan, keterampilan dan sumber daya untuk merawat anak-anaknya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi oleh para peserta yang aktif melontarkan pertanyaan-pertanyaan kepada pembicara. Diskusi berlangsung sangat interaktif, dimana masing-masing pembicara berkolaborasi dalam proses diskusi untuk mendapatkan pemahaman yang komprehensif. Kegiatan webinar nasional kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama.

Sambut Dies Natalis, FIP UNNES Gelar Seminar Internasional

(Selasa, 23 Maret 2021) Fakultas Ilmu Pendidikan UNNES menyelenggarakan seminar internasional 2nd ISEHT 2021 dengan topik “Beyond Global Pandemic: New Challenges and Innovation in Digital Learning” dalam rangka Dies Natalis UNNES ke-56. Seminar Internasional ini diikuti kurang lebih 700 peserta dan pemakalah dari dosen, peneliti, guru dan mahasiswa dari berbagai afiliasi perguruan tinggi di Indonesia dan ada juga dari luar negeri yang dilakukan secara online melalui platform zoom meeting dan youtube.

“Luaran seminter ini adalah prosiding terindeks scopus, journal internasional dan book chapter internasional, luaran tersebut merupakan gagasan dari Wakil Dekan 1 FIP Bapak Farid Ahmadi, Ph.D untuk meningkatkan mutu dan kualitas di bidang akademik khususnya karya ilmiah” Ujar Imam Shofwan M.Pd selaku ketua panitia pada wartawan.

“Beyond Global Pandemic: New Challenges and Innovation in Digital Learning merupakan salah satu implementasi di bidang pendidikan dalam mewujudkan UNNES Gemilang untuk Indonesia Maju oleh Fakultas Ilmu Pendidikan” Ucap Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan, Dr. Edy Purwanto kepada redaksi.

Seminar internasional ini diawali dengan Pidato Kunci oleh Prof. Dr. Fathurrokhman, M.Hum Rektor Universitas Negeri Semarang. Pembicara yang hadir melalui zoom berasal dari 4 negara yang meliputi Prof. Sue Grieshaber (La Trobe University, Australia), Dr. Paul Hopkins (University of Hull, United Kingdom), Prof. Jianzhong Hong (Central China Normal University, China) dan Siti Nuzulia, Ph.D (Fakultas Ilmu Pendidikan UNNES, Indonesia). Kegiatan ini menjadi salah satu kegiatan utama di Fakultas Ilmu Pendidikan yg menaungi bidang pendidikan dan diharapkan sebagai pusat inovasi, terutama inovasi pembelajaran selama menghadapi pandemic covid-19.

DISKUSI DOSEN DALAM IMPLEMENTASI MBKM PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH FIP UNNES

Kamis (4/3) Jurusan Pendidikan Luar Sekolah (PLS) FIP UNNES melaksanakan kegiatan diskusi dosen dalam Implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) sebagai tindak lanjut kerjasama pelaksanaan program MBKM. Kegiatan ini dibuka oleh Dekan FIP UNNES Dr. Edy Purwanto, M.Si, dalam kesempatannya menyampaikan bahwa “Dampak covid ada cerita duka, namun dalam satu sisi terdapat hal positif untuk silaturahmi melalui daring, student exchange dan visiting lecture. Semoga dari program tersebut memberikan manfaat yang besar untuk UNNES dan mitra dalam program MBKM”.

Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan laporan ketua jurusan Pendidikan Luar Sekolah. Dr Mintarsih Arbarini M.Pd sebagai Kajur PLS menyampaikan bahwa mitra program MBKN UNNES terdiri dari beberapa perguruan tinggi diantaranya Pendidikan Masyarakat (Penmas) UPI, PLS UNESA, PLS UM, PLS UNP, dan Penmas UNSIL. Implementasi dari program ini adalah student exchange, visiting lecture, dan visiting profesor. Kemudian beliau menegaskan bahwa “Harapan dari implementasi MBKM bukan hanya mahasiswa PLS yang belajar keilmuan kepada professor mitra serta menambah wawasan dan pengalaman belajar di perguruan tinggi mitra, namun juga para dosen muda PLS ikut belajar dan menambah pengalaman dari para professor di berbagai perguruan tinggi mitra”.

Kegiatan inti yakni diskusi dosen dalam implementasi MBKM berfokus pada perkenalan dan curah pendapat oleh para dosen dan professor yang mengampu mata kuliah di program MBKM PLS UNNES. Terdapat beberapa masukan dari kalangan profesor maupun beberapa dosen, muara dari program MBKM ini yaitu semangat membangun kekeluargaan, semangat membangun kebersamaan, dan semangat membangun layanan kepada mahasiswa dalam kesatuan profesi keilmuan Pendidikan Luar Sekolah melaui implementasi program MBKM. Tujuan dari kegiatan kolaborasi mitra antar perguruan tinggi ini diharapkan tidak hanya terbatas pada program MBKM saja tetapi mampu membentuk sinergitas untuk mewujudkan kerjasama dalam bidang penelitian, publikasi jurnal bereputasi maupun program lainnya.